JKLPK Jawa Timur Website -Pelkesi Sosialisasikan GERMAS di Jawa Timur
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 24 November 2016 23:59:00
Pelkesi Sosialisasikan GERMAS di Jawa Timur

Gaya hidup sehat masih menjadi barang langka dalam masyarakat kita. Masyarakat di wilayah perkotaan maupun pedesaan masih banyak yang menyepelekan masalah kesehatan. Akibatnya berbagai penyakit baik yang menular maupun tidak menular selalu timbul dan menjadi masalah sosial.

Berbagai gerakan dan program untuk menciptakan gaya hidup sehat telah banyak dilakukan. Salah satunya adalah gerakan masyarakat hidup sehat atau yang dikenal juga dengan GERMAS. Di Jawa Timur, jaringan yang diinisiasi oleh Persekutuan Pelayanan Kristen untuk Kesehatan di Indonesia atau Pelkesi telah aktif dalam melakukan sosialisasi gaya hidup sehat ini.

Hal inilah yang dipertajam dan dirumuskan kembali menjadi sebuah gerakan bersama lembaga-lembaga pelayanan yang bergerak di bidang kesehatan di wilayah Jawa Timur dalam forum lokakarya bertajuk "Peran Pelkesi dalam Upaya Promotif dan Preventif serta Gerakan Masyarakat Hidup Sehat".

Lokakarya yang digelar pada Kamis (24/11) ini diikuti oleh lebih dari 80 peserta dari 26 lembaga pelayanan dan institusi kesehatan di Jawa Timur. Selain unsur gereja dan lembaga pelayanan, beberapa perwakilan rumah sakit juga hadir diantaranya RS William Booth, RS Emma Mojokerto, dan RS Baptis Kediri. Hadir juga beberapa perwakilan dinas kesehatan dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Timur.

Rangkaian acara sehari penuh ini diisi dengan sesi lokakarya, sosialisasi program, sharing dari beberapa peserta, serta perumusan kesepakatan bersama.

Sesi Lokakarya dengan format panel diisi oleh perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dan perwakilan Kementerian Kesehatan Indonesia. Fokus pembicaraan tidak hanya di aras kebijakan baik di pusat maupun di daerah, namun dibahas juga aspek-aspek implementasinya di lapangan.

Begitu pula dalam sesi panel berikutnya dimana Irawaty Manullang dari Pelkesi menyampaikan peran Pelkesi dalam upaya penguatan, baik promotif maupun preventif, kesehatan masyarakat. Penekanan bahwa GERMAS ini akan meminimalisir kasus penyakit tidak menular di masyarakat juga berkaitan erat dengan gaya hidup masyarakat itu sendiri.

Upaya-upaya kecil disertai komitmen, misalnya dalam rutin mengkonsumsi makanan sehat, berolahraga secara teratur, dan hal-hal lain dalam praktik hidup sehat menurutnya harus terus dipromosikan dan disebarkan oleh gereja dan lembaga-lembaga pelayanan.

Materi yang disampaikan dalam sesi lokakarya ini kemudian diperkaya oleh sharing dari kader desa siaga Hulosobo dan GKJW Jemaat Wotgalih yang menyampaikan hal-hal yang telah dilaksanakan beserta evaluasinya dalam penerapan gaya hidup sehat ini.

Di akhir acara, seluruh peserta merumuskan suatu komitmen dan kesepakatan bersama dalam ikut berpartisipasi dan mempromosikan pembangunan kesehatan melalui empat poin: melakukan aktivitas fisik, mengonsumsi sayur dan buah, memeriksakan kesehatan, dan mensosialisasikan budaya tidak merokok.

Sumber Berita : http://pustakalewi.com/?mod=berita&id=24944

Penulis : Pustakalewi.com

home
 
gallery
 
Visi
 
Partisipan
 
Tentang Kami
 
Kerja Sama
 
Agenda
 
Webmail
 
login